Tunggu Aku di Beranda Rumahmu Sore ini,
kalo cuaca lagi bagus
dan motor bututku tidak lagi ngadat
aku akan datang ke rumahmu. Jika kamu dengar deru motorku
bukalah gerbangmu lebar-lebar
biarkan angin menyapu indah
kulitmu.
Sebelum aku datang,
jangan lupa siapkan secangkir kopi
dan
sepiring pisang goreng
agar pertemuan kita sehangat pisang dan kopi itu.
Untuk kamu,
nanti aku bawa martabak cinde
kesukaanmu. Tapi sebelumnya,
burung perkutut peliharaan ayahmu
itu
pindahkan saja dulu ke belakang.
Burung juga perlu suasana baru
biar dia tahu dunia bukan hanya teras rumah.
Lagi pula,
burung itu suka berisik
nanti kita bisa terganggu. Jangan berdandan terlalu elok
lipstik juga seadanya saja
nanti akan terhapus juga.
Baju tidurmu itu pakai saja
meski sudah agak kumal
tapi keindahanmu terpancar dari sana. Mungkin aku datang agak sore
tapi aku janji sebelum matahari
benar-benar tenggelam
karena senja dan cahayanya
akan semakin menambah
romantisnya pertemuan kita. Sambutlah aku di gerbangmu
dengan sepotong senyummu
secangkir tawamu
sepiring binar matamu
dan biarkan kita melebur dalam cinta
di beranda rumahmu !!